Zebra Ungkap Tren Teknologi Enterprise Terbesar di Tahun Ini

Saintek » Rizki Romdonnie | 16/01/2020 12:30:00 WIB

Seiring memasuki dekade yang baru, para CIO dan manajer teknologi terus mencari tren teknologi teratas berikutnya yang akan mendorong daya saing, efektivitas, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas yang lebih besar bagi perusahaan mereka. Tahun 2020 sering disebut-sebut oleh para futurolog dan pakar teknologi sebagai “tahun di mana fiksi ilmiah akan menjadi kenyataan”.

Melihat hal tersebut, Zebra Technologies berbagi tren teknologi terbesar di tahun 2020, yang meliputi blockchain, otomatisasi cerdas, dan teknologi pelacakan canggih. .

Meskipun berada pada tahap awal di ranah enterprise, tidak diragukan lagi bahwa kita akan melihat pertumbuhan penggunaan blockchain di berbagai industri untuk meningkatkan ketertelusuran di berbagai bidang seperti antipemalsuan, operasi rantai pasokan, dan data pasien. Menjadi penting bagi perusahaan untuk menguasai kepemilikan data mereka terkait hak penggunaan, privasi data, dan keamanan karena pengalaman pelanggan terbaik di kelasnya menjadi semakin didorong oleh data.

Ben Marvin Tan selaku Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pasifik, menyatakan bahwa para pemain rantai pasokan yang dapat mewujudkan manfaat langsung dari blockchain mencakup industri farmasi, produsen makanan dan barang, penyedia jasa transportasi dan logistik, lembaga kesehatan, dan bahkan pebisnis ritel barang-barang mewah.

“Blockchain akan digunakan di mana pun “kepercayaan” abadi yang didorong oleh peristiwa perlu dibangun atau di mana ada kebutuhan untuk berbagi data tertentu dengan cara yang aman dan demokratis,” ujarnya.

Dalam industri manufaktur makanan, akan ada pengetatan undang-undang tentang kepatuhan keamanan makanan dan obat-obatan secara global untuk mengamankan rantai pasokan dan meningkatkan transparansi dan keamanan bagi konsumen akhir. Blockchain akan menjadi pilar utama ekosistem yang akan membantu perusahaan mencapai tujuan ini, dan mereka akan membutuhkan teknologi pelacakan seperti label sensitif suhu, barcode, dan radio-frequency identification (RFID).

Teknologi-teknologi ini akan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan catatan atau data yang aman dan dapat diverifikasi. Peningkatan fokus pada blockchain ini telah meningkatkan minat pada salah satu landasan Application Programming Interfaces (API) Layanan Data Zebra yang dikenal sebagai Blockchain Traceability. API ini dapat memberikan penelusuran aset yang lancer mulai dari penciptaan hingga konsumsi untuk menyelesaikan tantangan seputar barang palsu, keamanan pangan, dan keseluruhan asal barang dan aset.

Mengingat jumlah tenaga kerja yang tidak bertumbuh pada tingkat yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan yang semakin berkembang, perusahaan mencari solusi teknologi yang dapat memungkinkan penugasan cerdas otomatis dari para pekerja mereka yang diberdayakan oleh data yang dapat ditindaklanjuti dari teknologi pelacakan canggih dan analitik preskriptif.

Teknologi-teknologi otomatisasi cerdas ini akan mencakup:

Di industri ritel, hal ini bisa berarti menerapkan pembayaran di kasir tanpa kontak (atau kasir mandiri) atau kontrol rak inventaris otomatis dengan menggunakan asisten robot. Di industri manufaktur, penggunaan teknologi berbasis visi ini dapat membantu meningkatkan kontrol kualitas dan kecepatan penyelesaiannya.

Sebagai contoh, karyawan ritel tidak perlu lagi melakukan aktivitas pengambilan stok, dan sebaliknya dapat mengembalikan sisi “layanan” dalam istilah “layanan pelanggan” guna meningkatkan pengalaman berbelanja bagi konsumen. Demikian pula, di rumah sakit, obat atau spesimen dapat dilacak dan diangkut dengan robot sehingga penyedia layanan kesehatan dapat meningkatkan tingkat perawatan pasien rawat inap.

  1. Adopsi yang lebih luas dari RFID dan analitik lanjutan

Perusahaan saat ini membutuhkan visibilitas yang lebih besar dalam hal tingkat inventaris mereka, status pekerjaan dalam proses, dan lokasi staf mereka untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Perusahaan mengharapkan lebih dari penangkapan data terutama dengan menggunakan barcode 2D, visi komputer, dan RFID.

Barcode 2D kini ada di mana-mana, mulai dari label pengiriman, di toko grosir, gelang pasien, dan pembayaran mobile, dan adopsi barcode persegi ini tidak diragukan lagi akan terus bertumbuh.

Tapi yang lebih menarik, kita akan melihat peningkatan penggunaan teknologi RFID dan visi komputer mulai dari lapangan sepak bola hingga lantai pabrik dan toko ritel. Adopsi RFID meningkat dengan kecepatan pesat karena pelanggan berupaya meningkatkan visibilitas aset secara real-time. Penerapan RFID Electronic Product Code (EPC) terus berkembang, dengan pertumbuhan pasar lebih dari 30 persen pada tahun 2019, dua kali lipat pertumbuhan dibandingkan pada tahun 2018.

Data real-time yang dapat ditawarkan oleh teknologi RFID dan visi komputer, perusahaan perlu menerapkan solusi lengkap yang dapat mengumpulkan data dan memproses data mentah tersebut menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti secara otomatis sehingga meningkatkan efisiensi. Peningkatan visibilitas operasi bisnis mana pun hanya akan bermanfaat jika data yang dikumpulkan dapat diubah menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti dalam jangka waktu yang wajar.

Semakin cepat hal ini dapat dilakukan, semakin bermanfaat data tersebut bagi bisnis. Inilah sebabnya mengapa perusahaan enterprise mencari solusi lengkap yang akan memungkinkan mereka untuk mengumpulkan data, menghimpun wawasan dari data itu dan bahkan menawarkan analitik preskriptif yang membantu mereka membuat keputusan bisnis yang lebih cepat dan lebih akurat.

(rr)

 

Artikel Terkait :

Share : Twitter | Facebook

Kirim Komentar