Ekonomi Penuh Tantangan, LANXESS Berhasil Capai Target Tahun 2019

Ekonomi » Rizki Romdonnie | 26/03/2020 12:45:00 WIB

LANXESS kembali mencatatkan kesuksesan pada tahun fiskal 2019 di tengah lingkungan ekonomi yang penuh tantangan. EBITDA prapengecualian meningkat 3,3 persen menjadi EUR 1,019 miliar. Sesuai panduan, pendapatan mencapai EUR 1,00 miliar hingga EUR 1,05 miliar. Pada tahun sebelumnya, perusahaan mencatatkan pendapatan EUR 986 juta.

Kinerja positif di segmen Advanced Intermediates, Specialty Additives dan Performance Chemicals mengkompensasi penurunan di segmen Engineering Materials, karena lemahnya permintaan industri otomotif. Pendapatan didukung efek nilai tukar yang menguntungkan, terutama dari dolar AS. Margin EBITDA prapengecualian dalam setahun mencapai 15,0 persen untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan, dibandingkan tahun lalu sebesar 14,4 persen.

“Di lingkungan ekonomi sulit pada 2019, kami bertahan terhadap tes sejati pertama sejak penataan ulang perusahaan. LANXESS kini lebih menguntungkan dan stabil dari sebelumnya,” ujar Matthias Zachert, Chairman of the Board of Management LANXESS AG.

Zachert menambahkan, “Bahkan di masa-masa sulit ini, kami meningkatkan margin kami ke rekor tertinggi baru dan semakin memperkuat basis keuangan kami untuk proyek-proyek pertumbuhan baru. Di tahun 2020, kami akan semakin mengabdikan diri pada bisnis perlindungan konsumen dengan margin tinggi dan aplikasi-aplikasi baru di bidang teknologi baterai.”

Per tanggal 31 Desember 2019, unit bisnis Leather dicatat sebagai operasi yang dihentikan. Pendapatan penjualan dan operasional, serta angka tahun sebelumnya yang terkait, dicatat kembali. Sebagai bagian dari penataan ulang yang strategis, perusahaan berniat menjual unit bisnis tersebut. LANXESS telah melepas bisnis Chrome Chemicals dan minat perusahaan terhadap tambang bijih krom pada tahun 2019.

Di angka EUR 6,802 miliar, penjualan grup LANXESS mencapai level tahun sebelumnya (EUR 6,824 miliar). Di angka EUR 240 juta, pendapatan bersih dari operasi yang berlanjut turun 14,9 persen dari tahun sebelumnya sebesar EUR 282 juta. Hal tersebut disebabkan pengeluaran luar biasa untuk penataan ulang bisnis Organologam. 

Dividen akan Meningkat Kembali

Pada tahun fiskal 2019, dividen akan ditingkatkan kembali. Dewan Manajemen dan Dewan Pengawas akan mengusulkan dividen EUR 0,95 per saham dalam Rapat Pemegang Saham Tahunan pada 13 Mei 2020. Angka ini sekitar 6 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. 

Segmen Baru: Consumer Protection

Berada dalam jalur pertumbuhannya, LANXESS ingin lebih fokus pada produk perlindungan konsumen, sehingga perusahaan akan segera menyesuaikan struktur segmennya. Unit bisnis Saltigo, Liquid Purification Technologies, dan Material Protection Products menjadi bagian dari segmen Consumer Protection yang baru. Portofolio segmen ini mencakup bahan aktif untuk industri pertanian dan farmasi, penolak serangga dan disinfektan, serta teknologi untuk memproses dan membersihkan air.

“Produk Consumer Protection kami ditandai dengan pertumbuhan yang menarik dan stabil. Di saat yang sama, keahlian kami selama bertahun-tahun di pasar yang diatur secara ketat, memberi kami keunggulan kompetitif,” ujar Zachert.

Segmen Consumer Protection menggantikan segmen Performance Chemicals terdahulu. Sementara unit bisnis Inorganic Pigments kini menjadi bagian dari segmen Advanced Intermediates. Pelaporan akan disesuaikan sejak kuartal pertama tahun 2020.  

Prospek 2020: Stabil secara Operasional, Meski Ada Beban Virus Corona

LANXESS memperkirakan bisnis operasinya akan tetap stabil pada tahun fiskal 2020. Namun, dampak epidemi virus Corona memengaruhi hasil operasi antara EUR 50 juta dan EUR 100 juta secara keseluruhan. LANXESS memperkirakan EBITDA prapengecualian antara EUR 900 juta dan EUR 1,0 miliar. Untuk kuartal pertama 2020, LANXESS mengantisipasi biaya sekitar EUR 20 juta dari epidemi coronavirus.

Rincian Tahun Penuh 2019: Tiga dari Empat Segmen Tingkatkan Pendapatan

Pada 2019, segmen Advanced Intermediates mengungguli tahun sebelumnya, berkat bisnis proyek unit bisnis Saltigo yang kuat di sektor agrokimia dan efek nilai tukar yang positif. Meskipun ada efek harga negatif dari harga bahan baku yang lebih rendah, penjualan naik 1,9 persen menjadi EUR 2,249 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar EUR 2,207 miliar. EBITDA prapengecualian tumbuh 8,4 persen dari EUR 359 juta menjadi EUR 389 juta.

Margin EBITDA prapengecualian meningkat dari 16,3 persen menjadi 17,3 persen.

Segmen Specialty Additives menutup tahun fiskal 2019 dengan sukses meski ada penurunan permintaan dari industri otomotif dan penghentian perjanjian kontrak-manufaktur laba rendah. Kesuksesan ini berkat efek nilai tukar yang menguntungkan dan penguatan unit bisnis Polymer Additives. Di angka EUR 1,965 miliar, penjualan mendekati tahun sebelumnya (EUR 1,980 miliar).

EBITDA prapengecualian meningkat 2,9 persen menjadi EUR 353 juta, dibandingkan EUR 343 juta pada tahun sebelumnya, didukung sinergi biaya dari integrasi Chemtura. Margin EBITDA prapengecualian naik menjadi 18,0 persen dari 17,3 persen pada tahun sebelumnya.

Didorong operasi unit-unit bisnis dengan produk-produk pengolahan air dan perlindungan bahan serta efek nilai tukar positif, penjualan dan pendapatan segmen Performance Chemicals pada 2019 mengalami peningkatan. Penjualan mencapai EUR 1,052 miliar, 7,8 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar EUR 976 juta. EBITDA prapengecualian naik 23,1 persen dari EUR 156 juta menjadi EUR 192 juta. Margin EBITDA prapengecualian melesat dari 16,0 persen menjadi 18,3 persen.

Per tanggal 31 Desember 2019, unit bisnis Leather dicatat sebagai operasi yang dihentikan, sehingga tidak lagi menjadi bagian dari segmen tersebut. Angka tahun sebelumnya juga telah dicatatkan kembali.

Perkembangan di segmen Engineering Materials terus dipengaruhi melemahnya permintaan dari industri otomotif. Hal tersebut diimbangi nilai tukar yang menguntungkan. Penjualan juga berkurang dengan harga jual lebih rendah karena penurunan biaya bahan baku turun 8,0 persen dari EUR 1,576 miliar menjadi EUR 1,45 miliar. Di angka EUR 238 juta, EBITDA prapengecualian turun 10,9 persen dari tahun sebelumnya sebesar EUR 267 juta. Namun, margin EBITDA pra pengecualian 16,4 persen hanya sedikit di bawah tahun sebelumnya sebesar 16,9 persen.

(rr)

Artikel Terkait :

Share : Twitter | Facebook

Kirim Komentar